Review Tissue Basah Bayi

Slide2

Setelah Gia lahir, tissue basah atau baby wipes jadi most wanted item di dalam tas. Kemana pun Gia pergi, tissue basah harus selalu ada. Ya iya lah, kalau nggak, gimana ganti popoknya. Oh iya, saya memang masih pakai tissue basah sebagai media untuk acara ganti popok karena saya belum berani dan belum ngerti banget gimana caranya nyebokin bayi pakai air di toilet. Mungkin nanti kalau Gia udah bisa berdiri dan jalan kali ya.

Oke, balik ke topik dari postingan ini. Saya akan bahas tissue basah yang pernah dipakai Gia. Tadinya saya pikir semua merk tissue basah sama saja; tissue yang sudah basah dalam kemasan dan dipergunakan untuk ganti popok atau lap ini itu. Tapi ternyata merk satu dan lainnya beda. Di postingan ini saya akan bahas perbedaan beberapa merk tissue basah khususnya yang for baby wipes yang pernah saya coba ya.

Slide1

  1. MamyPoko Baby Care Wipes Regular
    Ini adalah merk tissue basah pertama yang saya coba. Bisa dibilang saya sering juga beli merk ini karena setiap ke rak bagian tissue basah bayi, merk ini selalu tersedia dalam 1 bundle buy-1-get-1 dengan harga yang cukup terjangkau yaitu Rp 17,500/ bundle. Insting mamak-mamak saya pastinya pilih yang modelan kayak gitu dong biar hemat hehe.

    MamyPoko Baby Care Wipes tersedia dalam dua kemasan; yang isi 80 sheets dan 52 sheets. Yang biasanya bundle buy-1-get-1 itu yang isi 52 sheets. Walaupun jumlah lembaran tissuenya terdengar ganjil (kenapa nggak digenapin jadi 60 gitu ya hehe), tapi jumlah ini terbilang cukup. Kalau ditaroh di tas nggak terlalu makan tempat dan bisa bertahan sekitar 4-5 hari.

    Variannya juga ada dua; fragrance dan non-fragrance. Kalau saya sih lebih milih yang non-fragrance karena takut Gia iritasi. Walaupun sebenarnya MamyPoko mengklaim nggak ada alkohol dan kandungannya air murni di tissuenya, tapi tetap prefer yang non-fragrance.  Kadang butuh juga sih ya yang fragrance, soalnya itu lumayan jadi penyelamat hidung dikala membersihkan pup.

    Tissuenya sendiri, ketika dipakaikan ke kulit Gia juga basahnya juga pas. Efeknya nggak yang basah banget kayak abis pakai 3 lembar tissue sekaligus gitu. Ketebalan tissuenya nggak begitu tebal sih tapi nggak tipis juga. Lembaran tissuenya disusunnya juga bagus, jadinya ngambil perlembar gampang dan nggak ngebundle dengan lembaran lainnya. Tissue ini kalau ditinggal terbuka di suhu ruangan juga nggak gampang kering.

    Overall: ★★★★☆

  2. Mitu Baby
    “Ambil Mitu, ambil Mitu, Mitu lagi, Mitu lagi, ambil Mitu.”

    You sing, you lose (and it’s a prove that you’re old enough) hahaha. Saking seringnya denger jingle iklan itu, sampai sekarang tertanam di otak kalau tissue basah ya Mitu. Sejak ada Gia, saya makin sering ketemu sama si Mitu ini.

    Kalau dulu saya taunya Mitu cuma ada yang model tabung dan ditarik ke atas kalau mau ambil tissuenya. Tapi ternyata ada kemasan travel pack yang lebih praktis. Dan Mitu ini banyaaak banget ya rangkaian produknya; ada yang Antiseptic, Fresh & Clean, Changing Diaper, dan New Baby Sensitive. Kalau saya seringnya ambil yang Changing Diaper warna pink dan biru yang memang khusus untuk ganti popok.

    Isinya ada 50 lembar tissue basah yang wangi banget; ada wangi chamomile (kemasan pink) dan chysanthemum (kemasan biru). Tekstur tissuenya lebih berserat, terlihat tipis, dan kalau dipegang basahnya juga pas. Saat dipakaikan ke permukaan kulit Gia terasa pas basahnya dan langsung mengangkat semua kotoran. Kalau pakai Mitu tapi harus ingat untuk segera menutup kembali kemasannya karena gampang banget kering kalau dibiarkan terbuka di suhu ruangan.

    Secara harga, Mitu memang agak pricey. Untuk bundle buy-1-get-1 di harga Rp 21,500 dan untuk satuannya Rp 12,500. Walaupun agak mahal sedikit, tapi saya biasanya memilih Mitu kalau nggak ada merk lain yang lebih murah (baca: MamyPoko) dan bagusnya, Mitu ini gampang banget ditemukan di supermarket manapun.

    Overall: ★★★☆☆

  3. Paseo Baby Wipes
    Saya beberapa kali nyoba pakai merk ini karena waktu itu nggak ada merk lain lagi. Paseo Baby Wipes ini nggak di semua tempat ada. Yang saya sering lihat sih di supermarket yang middle to large aja adanya. Kalau yang semacam minimarket gitu kadang suka nggak ada.

    Merk Paseo juga pasti udah pada tau kan ya. Kayaknya kalau tissue ya ingetnya Paseo. Tapi kalau yang tissue basah, saya baru tau waktu udah punya bayi. Sama seperti MamyPoko, Paseo ini juga isinya tanggung banget, 52 lembar. Paseo cuma punya 1 varian tissue basah yang memang khusus untuk bayi.

    Beda merk, beda juga spesifikasi tissuenya. Paseo Baby Wipes ini lebih tebal daripada yang lain dan kalau dipegang basah banget. Literally basah sampai bisa keluar tetesan airnya kalau diperas. Kalau diaplikasikan ke kulit, beneran basah banget dan kadang sampai ada busa sabunnya. Jadi rasanya kalau pakai Paseo Baby Wipes, bersih banget acara ganti popok karena tissuenya kayak udah ada sabunnya.

    Paseo Baby Wipes ini ada versi bundle buy-1-get-1 juga, tapi saya nggak pernah nemu sih. Jadi selalu beli satuan yang mana harganya Rp 19,000. Agak lumayan yaa harganya. Tapi kalau dari spesifikasi tissuenya yang bebas alkohol, ada kandungan chamomile, lidah buaya, dan vitamin E yang lembut dan nggak bikin iritasi kulit, cukup oke lah.

    Overall: ★★★★☆

  4. Pigeon Baby Wipes
    Waktu saya datang ke counter Pigeon, saya iseng nyobain beli tissue basahnya karena kebetulan lagi abis juga di diaper bag-nya Gia. Pigeon Baby Wipes punya lima produk yang berbeda-beda tergantung fungsinya; Baby Wipes Chamomile Scented, Baby Wipes Chamomile, Baby Wipes Moisturizing Cloth, Hand and Mouth Wet Tissue, dan Wipes Anti Bacterial. Waktu itu saya belinya yang Wipes Anti Bacterial isi 20 lembar yang kemasannya imut-imut kecil gampang diselipin di diaper bag.

    Walaupun kemasannya imut, ternyata tissuenya cukup lebar, jadi saya biasanya pakai 1 lembar tissue udah cukup banget buat ganti popok Gia. Walaupun menurut saya agak ganggu sih setiap lembaran tissuenya dilipat, jadinya agak kurang praktis kalau buru-buru mau pakai karena harus dibuka dulu lipatan tissuenya.

    Tingkat kebasahan tissuenya sedang sih menurut saya. Kalau dipakaikan ke kulit basahnya pas dan nggak begitu cepat kering. Dan untuk ketebalannya juga pas, nggak terlalu tebal dan nggak terlalu tipis. Tapi saya tetap pakai minimal 2 lembar kalau mau ganti popok Gia pakai Pigeon Baby Wipes ini.

    Kalau soal harga, Pigeon kayaknya paling mahal diantara yang lain. Untuk yang isi 20 lembar saja harganya Rp 16,500. Jadi, kalau saya kadang-kadang aja deh beli merk ini kalau nemu dan perlu banget beli. Soalnya nggak di semua supermarket menjual produk ini.

    Overall: ★★★☆☆

  5. Cussons Baby Wipes
    Tissue basah merk ini kayaknya paling banyak variannya deh. Kalau di rak supermarket pasti banyak banget Cussons Baby Wipes warna-warni bertebaran; warna kuning (Protect Care Antibacterial Wipes), ungu (Fresh & Nourish Baby Wipes), hijau (Naturally Refreshing Baby Wipes), krem (Sensitive Baby Wipes), biru (Mild & Gentle Baby Wipes), dan pink (Soft & Smooth Baby Wipes).

    Karena terbiasa ambil tissue basah yang warna pink, jadi lah saya belinya yang Soft & Smooth Baby Wipes. Pertama kali dibuka langsung ada semerbak wangi bunga, jadi nyaman di hidung saat membersihkan kotoran. Tissuenya lumayan tebal dan kalau diusapkan ke kulit basahnya pas. Kandungan almond oil di tissuenya juga yang bikin tissuenya lembuuut banget.

    Cussons Baby Wipes yang saya beli biasanya yang isi 50 lembar. Harga satuannya Rp 19,500, hmm a bit pricey ya. Tapi oke lah kalau kepepet harus beli.

    Overall: ★★★☆☆

Nah itu dia review tissue basah ala saya. Jadi sebenernya tiap merk itu punya spesifikasi tissue masing-masing dengan harga yang berbeda-beda juga hehe. Kalau saya pribadi sih tetep pilih yang nggak terlalu mahal dengan kualitas yang oke. Karena kan untuk ganti popok bayi masa sih kita kasih yang nggak bagus hehe. Semoga bermanfaat ya review-an saya kali ini.

aaa

Advertisements