Tips Sukses Mendapatkan Jodoh

tumblr_static_tumblr_static_bpbhvqqk03k0w40osc4o00oos_640

Belakangan ini saya gatel banget pengen nulis. Tapi saya yang penuh kontemplasi ini selalu ribet sendiri dengan hal-hal yang akhirnya bikin saya nggak jadi nulis seperti: pemilihan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris untuk tulisannya, mood yang naik turun, ide tulisan yang tiba-tiba hilang karena kelamaan nggak dijadiin draft, dan hal-hal remeh lainnya.

Kali ini, dengan segenap niat yang sudah terkumpul dan waktu yang lowong, yuk ah kita selesaikan tulisan sok-sokan tips (lagi!) dari saya. Seperti yang bisa dilihat dari judulnya yang cukup jelas, udah tau dong ya tujuannya apa? Sebenarnya ini bukan tips sih, tapi lebih ke arah sharing pengalaman karena yang akan saya tulis di paragraf berikutnya adalah kejadian yang saya alami sendiri dan saya pikir bisa dijadikan referensi untuk yang nggak sabar ketemu sama jodohnya.

Saya sendiri udah menikah. Baru banget sih, baru juga 6 bulan. Tapi bukan itu esensi dari tulisan ini, melainkan cara untuk segera ketemu sama jodohnya. Karena sesungguhnya jodoh itu walaupun rahasia ilahi, kita sebagai manusia juga harus berusaha untuk mencari dan mendapatkannya. Di dunia ini nggak ada yang tiba-tiba jatoh dari langit kalau kita nggak berusaha dulu. Yaudah deh daripada lama, langsung aja ya ke tips sok-sokan saya.

Berdoa
Saya yakin hampir semua yang baca artikel ini bakal bilang “udah tau kaleee!” Tapi ya memang cara utama adalah mendekatkan diri kepada Tuhan yaitu dengan cara berdoa kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh. Selain itu, kunci utama untuk mendapatkan jodoh adalah doa yang pasrah. Bagi kamu yang punya pacar, kamu juga harus tetap pasrah kepada Tuhan tentang jodohmu. Karena kembali lagi ya, jodoh itu hanya Tuhan yang tahu siapa yang terbaik untuk kamu. Jadi, belum tentu pacar kamu yang sekarang adalah yang terbaik menurut Tuhan. So, dalam doa kita harus pasrahkan kepada-Nya.

Untuk masalah doa, sebagai muslim saya punya referensi untuk doa yang waktu itu terus menerus saya ucapkan di akhir sholat 5 waktu saya. Kira-kira inilah tahapan yang saya lakukan setelah mengucap salam akhir di sholat.

  • Membaca dzikir “Subhanallah” 33x, “Alhamdulillah” 33x, “Allahuakbar” 33x, dilanjutkan dengan bacaan:

    “Allahu akbar kabiran walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa asilan. Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku walahul hamdu yuhyi wa yumitu wahua ‘ala kulli syaiin qadir. Laa hawla wa laa quwwata illa billah hil ‘aliyil ‘azeem”

  • Membaca doa sebagai berikut:
    “Allahuma hablana min azwajina waqurota akyunin waj’alna lil mutaqinna imama” 11x

    Yang artinya adalah: “Ya Tuhan kami, anugerahkan kepada kami, pasangan kami sebagai penyejuk hati kami, dan jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa”. (QS. Al-Furqan: 74)

  • Membaca doa sebagai berikut:
    “Rabbi habli miladunka zaujan thayyiban wayakuuna shaahiban lii fiddiini waddunyaa wal aakhirah”

    Yang artinya adalah: “Ya Rabb, berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia, dan akhirat”

  • Membaca doa yang detail tentang kriteria jodoh yang kamu inginkan. Kalau bisa sedetail mungkin. Tapi ingat, kuncinya adalah pasrah. Saat kamu mengucapkan doa, jangan sambil bayangin muka orang yang kamu inginkan jadi pendamping hidup kamu. Pokoknya benar-benar pasrah, jangan ada spesifik ke orang tertentu. Beda loh ya kriteria dengan langsung mengacu ke orang tertentu. Kriteria yang kamu mau bisa aja bukan orang yang kamu mau, tapi orang yang kamu mau belum tentu punya kriteria yang kamu mau.Berikut adalah contoh doa yang saya ucapkan waktu itu:

    “Ya Allah segerakanlah aku bertemu dengan jodohku dan agar jodohku yang aku akan segera bertemu itu adalah laki-laki yang:

    Soleh, pintar, mapan, visioner, bla bla bla” (ini terserah kamu ya mau kriterianya seperti apa. Kalau bisa sedetail mungkin, bahkan ke hal-hal yang sebenarnya kedengaran ‘aneh’ kayak “lebih tinggi dari aku bahkan ketika aku memakai high heels” karena percayalah it works!)

Introspeksi diri 
Mungkin salah satu alasan kenapa kamu belum dipertemukan dengan jodoh kamu adalah karena penampilan kamu yang kurang menarik. Penampilan ini bisa jadi penampilan dari luar dan dalam. Kalau kamu ingin segera ketemu jodoh kamu, coba untuk introspeksi diri, apa sih yang kurang dari kamu dari dalam dan luar. Setelah itu langsung perbaiki diri.

Misalnya kamu jadi lebih peduli penampilan, pakai skin care supaya lebih kinclong, berpakaian rapi, lebih sering olahraga, sampai menjaga mulut dari perkataan yang kurang pantas. Intinya adalah kemas dirimu menjadi pribadi yang lebih baik lagi supaya menarik.

Banyak bergaul
Karena sesungguhnya jodoh nggak tiba-tiba datang ya, guys. Coba kamu perluas area pergaulan kamu dan kuncinya adalah jangan picky dalam berteman. Jaman sekarang mencari teman lebih mudah dengan bantuan social media. Namun, tetap harus waspada dalam memilih area pergaulan. Jangan sampai pergaulan kamu membawa kamu ke arah yang tidak baik.

Intinya harus banyak mencari teman dan kenalan sebanyak-banyaknya tapi harus tetap bisa menjaga diri. Dengan memperbanyak teman, kamu jadi tahu banyak karakter orang dan siapa tahu salah satu dari area pertemanan kamu adalah jodoh kamu.

Mendatangi tempat-tempat yang baik
Karena kamu ingin jodoh kamu adalah orang yang baik kan? Saya selalu percaya jika kamu mau mencari orang yang baik, ya kamu harus datang ke tempat yang baik juga, bukan tempat yang bisa menimbulkan dosa. Contoh ekstrimnya sih kamu ke mesjid atau ke tempat ibadah. Tapi disini saya nggak bermaksud se-ekstrim itu sih.

Saran saya, coba kamu jangan malas datang ke kawinan teman atau saudara. Karena biasanya disitu lah ajang dimana teman-teman atau saudara kamu berkumpul dengan teman-temannya atau saudara yang lain. Berhubungan ya dengan poin sebelumnya, jadi kamu bisa memperluas pergaulan kamu di kawinan ini. Selain itu biasanya di tempat kawinan banyak doa yang bagus-bagus yang masih bernaung di ruangan itu. Ya siapa tahu kamu bisa kecipratan doa untuk segera berdiri di pelaminan seperti pengantinnya.

Say goodbye to the past
Percuma kalau kamu udah melakukan poin-poin di atas tapi masih terhalang orang di masa lalu. Kalau kamu ingin bertemu jodohmu, kamu benar-benar harus move on dan jangan lihat lagi apa yang sudah lewat. Jangan sampai kesempatan kamu hilang sia-sia hanya karena teringat orang di masa lalu dan malah berandai-andai supaya bisa balik lagi. Percayalah kalau mantan adalah jodohmu pasti ia akan kembali. Tapi tetap harus melihat ke depan ya, guys. Dan tetap berdoa dengan pasrah.

Tidak menolak perjodohan
‘Dijodohin’ adalah suatu kata yang bisa menimbulkan pro dan kontra. Ada yang seneng-seneng aja dijodohin, tapi ada juga yang nggak suka dijodohin karena menurut mereka, dijodohin itu kesannya ‘nggak laku-laku sampai akhirnya dicariin orang lain’. Apalagi kalau dijodohinnya itu sama orang tua sendiri. Kalau yang ini kebanyakan masih kontra ya hehe.

Tapi percayalah kalau jodoh kamu itu bisa datang dari mana saja. Maka membuka diri dalam berbagai kesempatan adalah salah satu jalan terbaik. Jangan pernah menolak kalau ada orang tua, saudara, atau teman yang berusaha mencarikan kamu jodoh. Hargailah niat baik mereka, walaupun nantinya kamu kurang cocok dengan orang yang dijodohkan, yang penting kamu dan yang menjodohkan sudah berusaha. Lagi lagi, jangan picky dan merasa rendah diri. Tetap percaya diri ya dan jangan ada pikiran kalau dijodohkan artinya nggak laku dan nggak bisa cari jodoh sendiri.

Saya sendiri awalnya malas sekali dijodohkan oleh ibu saya, karena saya merasa bisa mencari jodoh saya sendiri di lingkungan pergaulan saya dan menurut saya waktu itu selera ibu saya pasti nggak sesuai. Sampai pada saatnya saya pasrah dan nurut kata ibu saya, eh, malah nemu suami saya yang sekarang lewat ibu saya. Ceritanya udah pernah ditulis ya disini.

Nah kira-kira itu tips sok-sokan yang sebenarnya lebih ke arah sharing dari saya. Semoga bermanfaat ya. Dan semoga untuk yang belum ketemu dengan jodohnya agar segera dipertemukan oleh Tuhan. Aamiin. Yang mau sharing tips boleh loh di kolom comment.

aaa

Advertisements

25 Things I Wish I Could Achieve in 25

tumblr_nlsnijvFl81qmbp0mo1_500

Last February I turned 25. As in the previous years, I made a mandatory post-birthday posts, so here I am presenting to all of you (well, I don’t think people would read this) the 25 some kind of achievements that I wish I could accomplished before turning 26. Mostly about self development, not materials I would like to have in the future.

  1. Be nice to everyone such as greeting and throwing smiles people
  2. Always remember to say and do kind things to people because I know, I want to be treated the same way
  3. See everything from different perspective
  4. Stop being a judgmental human
  5. Think twice then act smart
  6. Work on every tasks assigned with smile and sincere heart
  7. Stop using bad words/ swearing
  8. Be curious to things that really matters in my life
  9. Mean to say “thank you”, “help”, and “sorry” depends on the situations
  10. Upgrade my patience to the next level everyday
  11. Speak out what really bothers in my mind and heart with lower tone
  12. Make a small talk to some acquaintances and try to not hate it
  13. Talk to my mom politely with extra patience
  14. Do night prayer at least three times a week
  15. Listen to my deepest heart, not easily be converted to what people want me to be
  16. Keep calm and be silent when I don’t have anything to say, or say something better
  17. Wake up earlier than my husband and not proceed after fajr sleep
  18. Arrived safely in the office at 8 sharp (omg this is so hard to do)
  19. Eat vegetables and fruits that I never tried before
  20. Read Gartner, McKinsey, Frost & Sullivan (or whatever it is) journals in regular basis
  21. Gain knowledge and understanding of financial management
  22. Exercise at least once a week
  23. Perform the pilgrimage to Mecca
  24. Get preggo preferably a baby boy, but a baby girl is OK
  25. Buy a house

Bismillahirahmanirahim.

aaa

Before Quarter

tumblr_mjjuadxg3s1qirqg9o1_1280

When I look at calendar this morning, I was surprised by the fact that I am going to turn twenty-five this year. A quarter of my life, if I would still live a hundred years. It feels like I just was born like seventeen years ago, when my life was considered as easy as Sunday morning compared to my recent life. When my world was just about school, hang out with real friends, make some friends through internet, surfing the internet for hours with one and many intentions—one of them is to find out good non-mainstream musics from not-so-famous artists from somewhere in Europe, try to be cool by doing what ‘cool kids’ do such as smoking and drinking, capture whatever attractive from my perspective with my finally-after-seven-months-of-savings analogue camera named Holga, fall in and out of love, along with other youth activities that mostly done just to be looked cool.

Now, life is getting bit serious. It is not about being cool to impress people anymore. Instead of looked cool, it is more important to be smart and reliable to anyone. By the words real friends, it means someone or few of people who care about you and asking for their help is not necessary because they will help you wholeheartedly. Idle times are still available, but it is not that much as I got back then, it means non-mainstream music hunting is limited for only few hours. In fact, I keep on updating and enrich my music-pedia by listening to the radio, and the sad news is I started to like those top 40 songs, which I made fun of back then. Life also teach me that being cool is definitely not measured by how many cigarettes you smoke and how many variety of alcoholic beverages you try and drink, but how you appreciate your precious life by stay healthy. Last year, I have just learned that fall in love with God is the key to meet the true love. That was the most valuable lesson I learned and here I am, a wife.

In my twenty fourth of ages, I trade most of my times with sitting on the chair, dealing with Excel rows and PowerPoint slides, and going home with tired face. Since I got married, I also have responsibilities as a wife, which I perform right after we arrived at home. Sometimes I am still surprised by the fact that I have just became an adult with lot of responsibilities, I should do all these things. I wish I could turn back time for awhile, back to the day when I was a kid who has less responsibility than I am right now, and I would never ever wish to grow up. Yup, because growing up is a trap. Now I get it. Well, please take a note that it does not mean that I am an irresponsible person, it is just I need a break in certain times.

It took less than ten years to have the game changed. I wondered if my life would be looked like in the next shortest five year. I am a little bit afraid of losing all my sense of humor, the random and weird ideas in my head, the creativity, and even patience that I have, just because of this kind of semi-boring life drives me to become less happier. Speaking of creativity, actually I just realized that it was kinda gone since long time ago. Maybe because of I do not read for a long time, I am often lost in words. FYI, this post is one of the results. I know that this post has no quality compared to old posts I made when I was enjoyed reading articles, blogs, and other reading materials. Moreover, when it is compared to others’ posts, whoa, just don’t. Maybe I need to relight my fire once again to read and write. Maybe I need new activities, because when it comes to achievement, I am far away behind from others, especially when people at my age is very bright, they are able to give something meaningful to the society, to the world. Me? Still defining what goals in life that I want to achieve. So lame. However, I believe that God, my family, and few of real friends will give me strength to live my life.

(This post is purely published as a result of boredom during office hours and a little bit worry of facing the truth that I will be twenty five this year)

aaa