sebuah doa.

aku selalu berdoa kepada Tuhan, suatu hari nanti disaat umurku sudah 24 atau 25 tahun, aku akan bertemu kamu lagi. kita akan bertemu di suatu pertemuan yang tak terduga. aku melihat kamu dalam setelan kerja. kamu sudah mapan. kita saling berpandangan. pertama, ada rasa penasaran. kedua, kamu tersenyum. ketiga, kamu bertanya, memastikan apakah yang kamu temui itu aku. keempat, kita berjabat tangan. kelima, kamu menawari aku untuk duduk-duduk ngobrol santai. dan di hari itu, kita bercerita banyak hal. hal-hal yang aku tidak tahu selama ini. lalu kamu bercerita, bahwa sebenarnya kamu mencari-cari aku. kamu ingin minta maaf. lalu aku akan berkata, “aku sudah maafin kamu dari dulu.” kamu tersenyum. senyum yang sudah lama tidak aku lihat. kamu bercerita. kamu bekerja di perusahaan yang kamu idam-idamkan. kamu bilang, kamu sedang menabung untuk membangun perusahaan impianmu. aku senang. kita tertawa.

aku ingin kamu yang menjadi pendamping hidupku. aku ingin menenangkanmu ketika kamu cemas. aku ingin mengobatimu ketika kamu sakit. aku ingin memberi semangat di setiap hari-harimu. aku ingin melihat senyumanmu setiap hari. aku ingin mendengar semua gurauanmu. aku ingin membangun keluarga denganmu.
Tuhan, aku mohon. doaku sama setiap harinya. aku mohon, kabulkan doaku. amin.
Advertisements

leave your steps...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s